π Roadmap Pembelajaran
π¬ Conversation
Lihat bagaimana AI membantu mengembangkan roadmap pembelajaran ini
Halo Akademisi! π
Berikut adalah rangkuman dari video yang telah Anda tonton. Video ini menyajikan wawasan tentang bagaimana mencapai kekayaan (wealth) dari nol tanpa bergantung pada keberuntungan (hoki). Pembicara menekankan pentingnya fokus, pengetahuan yang spesifik, leverage, serta keinginan untuk terus belajar dan beradaptasi.
Semoga poin-poin ini bermanfaat untuk pemahaman mendalam Anda! Mari kita diskusikan lebih lanjut. π
Berikut adalah rangkuman dari video yang telah Anda tonton. Video ini menyajikan wawasan tentang bagaimana mencapai kekayaan (wealth) dari nol tanpa bergantung pada keberuntungan (hoki). Pembicara menekankan pentingnya fokus, pengetahuan yang spesifik, leverage, serta keinginan untuk terus belajar dan beradaptasi.
Rangkuman:
Pembicara berbagi pengalaman dan pemikiran mendalam yang didapat dari perjalanan profesionalnya selama 15 tahun. Ia menegaskan bahwa kekayaan sejati bukan hanya tentang uang, melainkan juga tentang aset dan kebebasan. Dengan menggunakan leverage yang tepat, individu dapat menciptakan pertumbuhan eksponensial dalam karir dan keuangan mereka.Poin Penting yang Perlu Dipelajari:
1. Definisi Kekayaan dan Uang: Memahami bahwa kekayaan (wealth) lebih dari sekadar memiliki uang, tetapi juga mencakup aset yang menghasilkan dan kebebasan untuk beraktivitas.- Mindset untuk Sukses: Pentingnya memiliki mindset yang terbuka terhadap belajar dan beradaptasi, serta tidak membiarkan masa lalu menghalangi kemajuan di masa depan.
- Peran Leverage: Memanfaatkan sumber daya dan orang lain untuk memaksimalkan potensi (misalnya, menggunakan agar kerja tim, modal, dan media) untuk mencapai tujuan.
- Specific Knowledge: Mengembangkan keterampilan unik yang tidak mudah tergantikan agar memiliki nilai di pasar.
- Akuntabilitas dan Tanggung Jawab: Membangun rasa kepemilikan terhadap pekerjaan dan hasil yang dicapai serta pentingnya memiliki integritas dalam setiap tindakan.
- Komponding dan Iterasi: Berfokus pada perbaikan berkelanjutan 1% setiap hari untuk mencapai hasil yang signifikan dalam jangka panjang.
- Pentingnya Jaringan: Mengelilingi diri dengan orang-orang yang cerdas dan positif untuk mendorong pertumbuhan diri.
- Peluang dan Keberuntungan: Mengakui bahwa peluang bisa tercipta melalui tindakan dan gerakan, serta bagaimana jam terbang memengaruhi kemampuan untuk menemukan peluang.
Semoga poin-poin ini bermanfaat untuk pemahaman mendalam Anda! Mari kita diskusikan lebih lanjut. π
Definisi Kekayaan dan Uang
Definisi Kekayaan dan Uang π°
1. Uang
- Definisi: Uang adalah alat tukar yang diakui secara umum dalam transaksi ekonomi. Biasanya berupa kertas atau logam yang memiliki nilai dan digunakan untuk membeli barang serta jasa.- Fungsi:
- Alat Tukar: Memfasilitasi perdagangan antara individu.
- Unit Akun: Mengukur nilai barang dan jasa dalam suatu sistem ekonomi.
- Penyimpan Nilai: Dapat disimpan untuk digunakan di masa depan tanpa kehilangan nilai yang signifikan.
2. Kekayaan (Wealth)
- Definisi: Kekayaan adalah akumulasi aset yang bernilai, termasuk uang, properti, investasi, dan berbagai sumber daya lainnya yang dapat menghasilkan pendapatan.- Karakteristik:
- Aset: Kekayaan terdiri dari aset yang menghasilkan uang, seperti real estate, saham, dan bisnis.
- Bukan Hanya Uang Tunai: Kekayaan tidak terbatas hanya pada jumlah uang yang dimiliki, melainkan meliputi semua barang dan investasi yang dapat memberikan stabilitas finansial.
3. Perbedaan Utama
- Uang: Sebuah instrumen untuk transaksi, tidak selalu dapat dianggap sebagai kekayaan sejati.- Kekayaan: Lebih merujuk pada keseluruhan aset yang dimiliki dan berfungsi untuk memberikan kebebasan dan keamanan finansial.
Pentingnya Memahami Perbedaan Ini
- Menyadari bahwa untuk mencapai kebebasan finansial, seseorang perlu fokus pada akumulasi kekayaan melalui investasi dan pengembangan aset, bukan hanya mengumpulkan uang tunai.- Pemahaman ini bisa membantu individu mendesain strategi keuangan yang lebih efektif untuk mencapai tujuan finansial yang lebih besar.
Semoga penjelasan ini membantu memperjelas pengertian mengenai kekayaan dan uang! π
Mindset untuk Sukses
Mindset untuk Sukses π
1. Membangun Mentalitas Pertumbuhan
- Definisi: Mentalitas pertumbuhan adalah keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat dikembangkan melalui usaha, pembelajaran, dan ketekunan.- Pentingnya: Menghadapi tantangan dengan cara positif, memandang kesalahan sebagai peluang untuk belajar, dan tidak takut untuk mengambil risiko.
2. Fokus pada Proses, Bukan Hanya Hasil
- Definisi: Berfokus pada langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencapai tujuan, alih-alih terobsesi dengan hasil akhir.- Praktik: Nikmati perjalanan dan pelajari dari setiap pengalaman; ini mendorong ketekunan dan pekerja keras yang diperlukan untuk sukses.
3. Ketahanan dan Adaptabilitas
- Ketahanan: Kemampuan untuk bangkit dari kegagalan dan mengatasi rintangan. Sukses seringkali datang setelah beberapa kali gagal.- Adaptabilitas: Kemampuan untuk beralih dan menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi pasar atau lingkungan.
4. Tujuan yang Jelas dan Spesifik
- Definisi: Memiliki tujuan yang terukur dan spesifik dapat memberi arah dan motivasi.- Strategi: Gunakan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) untuk menetapkan dan mencapai tujuan Anda.
5. Keinginan untuk Belajar dan Berkembang
- Pentingnya: Terus-menerus mencari pengetahuan baru, belajar dari pengalaman orang lain, dan memperbarui keterampilan adalah kunci untuk tetap relevan dan sukses dalam dunia yang berubah cepat.- Metode: Membaca, mengikuti kursus, berpartisipasi dalam seminar, dan mengelilingi diri dengan orang-orang yang lebih pintar.
6. Visualisasi dan Positif Thinking
- Visualisasi: Membayangkan diri Anda mencapai tujuan dan merasakan emosi yang menyertainya dapat meningkatkan motivasi.- Positif Thinking: Menganalisis situasi dengan pandangan optimis dan mencari solusi, bukannya terjebak dalam masalah.
7. Rasa Tanggung Jawab dan Akuntabilitas
- Definisi: Pengakuan bahwa Anda bertanggung jawab atas tindakan dan keputusan sendiri, yang membantu dalam meningkatkan kepercayaan diri dan disiplin.- Penerapan: Buat komitmen kepada diri sendiri dan orang lain mengenai tujuan yang ingin dicapai.
Kesimpulan
Memiliki mindset yang benar adalah kunci untuk mencapai kesuksesan. Semua ini membutuhkan waktu dan usaha, tetapi dengan komitmen terhadap pengembangan diri dan ketekunan, Anda akan lebih mungkin untuk mencapai tujuan yang Anda inginkan. πSemoga prinsip-prinsip ini membantu Anda dalam perjalanan menuju sukses! π
Pentingnya Jaringan
Pentingnya Jaringan (Networking) π€
1. Membangun Hubungan yang Berharga
- Definisi: Jaringan adalah hubungan interpersonal yang dibangun dengan individu dan kelompok dalam berbagai konteks.- Pentingnya: Memiliki jaringan yang kuat memberikan akses kepada individu kepada sumber daya, informasi, dan peluang yang tidak dapat diperoleh secara mandiri.
2. Peluang Kerja dan Bisnis
- Akses Peluang: Banyak peluang kerja dan bisnis muncul melalui rekomendasi dan koneksi. Jaringan dapat membuka pintu untuk pekerjaan atau kolaborasi baru yang mungkin tidak tersedia secara publik.- Kredibilitas: Rekomendasi dari orang dalam jaringan Anda bisa memberikan kepercayaan kepada calon pemberi kerja atau mitra bisnis.
3. Sumber Pengetahuan dan Pembelajaran
- Berbagi Wawasan: Jaringan memungkinkan Anda untuk belajar dari pengalaman dan keahlian orang lain. Anda dapat mendapatkan wawasan baru, tips, dan strategi dari orang-orang yang telah berhasil di bidang yang sama.- Mentoring: Melalui jaringan, Anda mungkin menemukan mentor yang dapat membantu membimbing karir Anda dengan pengetahuan dan pengalaman berharga.
4. Dukungan dan Motivasi
- Lingkungan Positif: Menjalin hubungan dengan orang-orang yang memiliki pemikiran serupa dapat menyediakan dukungan emosional dan motivasi untuk mencapai tujuan Anda.- Komunitas: Jaringan menciptakan rasa memiliki dalam komunitas yang dapat membantu Anda tetap berkomitmen dan terinspirasi.
5. Kolaborasi dan Inovasi
- Kemitraan Strategis: Jaringan dapat membawa kolaborasi yang menghasilkan proyek atau inisiatif baru. Individu dengan latar belakang berbeda dapat bersatu untuk menciptakan solusi inovatif.- Berbagi Sumber Daya: Dengan jaringan yang baik, Anda dapat berbagi sumber daya dan alat yang dapat menguntungkan semua pihak yang terlibat.
6. Mengembangkan Keterampilan Sosial
- Kemampuan Komunikasi: Membangun jaringan merangsang peningkatan keterampilan komunikasi dan interaksi, yang sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan.- Meningkatkan Kepercayaan Diri: Berinteraksi dengan orang-orang baru dan menjaga hubungan bisa meningkatkan kepercayaan diri Anda dalam situasi sosial dan profesional.
7. Perluasan Visibilitas dan Branding Pribadi
- Meningkatkan Proyeksi Diri: Jaringan yang luas membantu membangun reputasi dan meningkatkan visibilitas Anda dalam industri.- Brand Pribadi: Jaringan dapat berkontribusi pada penciptaan dan penguatan merek pribadi Anda, memungkinkan Anda untuk dikenali sebagai seorang ahli di bidang Anda.
Kesimpulan
Jaringan yang kuat adalah aset berharga yang dapat memperluas peluang, akses pengetahuan, dan meningkatkan keberhasilan. Membangun dan memelihara hubungan yang saling menguntungkan sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang. Jadi, jangan ragu untuk aktif bersosialisasi dan terlibat dalam komunitas Anda! πSemoga penjelasan ini bermanfaat! π
Komponding dan Iterasi: Berfokus pada perbaikan berkelanjutan 1% setiap hari untuk mencapai hasil yang signifikan dalam jangka panjang.
Komponding dan Iterasi π
1. Konsep Komponding
- Definisi: Komponding mengacu pada proses di mana hasil dari investasi atau usaha bertambah seiring waktu dengan efek bunga berbunga. Dalam konteks pengembangan diri, komponding berarti peningkatan yang terakumulasi dari setiap usaha kecil yang dilakukan secara konsisten.- Contoh: Misalnya, jika Anda berinvestasi dalam keterampilan baru atau kebiasaan positif, pertumbuhan yang dihasilkan dari peningkatan tersebut akan menghasilkan lebih banyak pertumbuhan di masa depan.
2. Iterasi
- Definisi: Iterasi adalah proses mencoba, mengevaluasi, dan memperbaiki suatu metode atau produk secara berulang untuk mencapai hasil yang lebih baik. Melalui iterasi, Anda terus-menerus belajar dan beradaptasi berdasarkan feedback dan pengalaman sebelumnya.- Pentingnya: Dengan mengiterasi, Anda dapat membuat penyesuaian yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pendekatan Anda.
3. Perbaikan Berkelanjutan 1% Setiap Hari
- Prinsip: Fokus pada perbaikan kecil yang konsisten setiap hari, seperti meningkatkan keterampilan, kebiasaan, atau produktivitas Anda sebesar 1% saja.- Efek Jangka Panjang:
- Meskipun perubahan kecil terlihat tidak signifikan dalam jangka pendek, akumulasi dari peningkatan 1% setiap hari dapat menghasilkan perbedaan yang sangat besar dalam jangka panjang.
- Misalnya, jika Anda meningkatkan keterampilan Anda atau produktivitas dengan 1% setiap hari, dalam setahun, akumulasi tersebut dapat mencapai 37 kali lipat dari hasil awal, karena konsep pertumbuhan eksponensial.
4. Berkelanjutan dalam Praktek
- Kesadaran: Mengidentifikasi area di mana Anda bisa melakukan perbaikan kecilβbaik dalam pekerjaan, kebiasaan, atau keterampilan.- Rencana Tindakan: Menetapkan tujuan kecil yang dapat dicapai, sambil terus menghadapai tantangan dan belajar dari setiap kesalahan.
- Refleksi dan Umpan Balik: Secara rutin mengevaluasi kemajuan Anda dan mencari cara untuk beradaptasi dan meningkatkan proses yang sedang berjalan.
Kesimpulan
Menerapkan prinsip komponding dan iterasi dalam kehidupan sehari-hari dapat menciptakan perubahan yang signifikan dan positif. Dengan komitmen untuk melakukan perbaikan kecil setiap hari dan bersikap terbuka terhadap umpan balik, Anda dapat mencapai tujuan jangka panjang secara efektif dan berkelanjutan. π±Semoga prinsip ini dapat memotivasi Anda untuk terus berusaha dan berkembang! π
Saya berkerja sebagai Instruktur kursus mengemudi, di perusahaan milik mertua saya.. Bagaimana saya menerapkan ilmu dari video tersebut dalam kehidupan sehari-hari
Sebagai Instruktur kursus mengemudi, Anda memiliki kesempatan yang baik untuk menerapkan prinsip-prinsip dari video yang telah dibahas dalam berbagai aspek pekerjaan dan kehidupan sehari-hari Anda. Berikut adalah beberapa cara untuk menerapkannya: πβ¨
- Evaluasi Diri: Setelah setiap kursus, lakukan refleksi untuk memahami apa yang berjalan baik dan apa yang bisa diperbaiki.
- Sesi Latihan: Dalam setiap sesi, beri penekanan pada pembelajaran dari setiap kesalahanβini akan membantu siswa merasa lebih percaya diri.
- Referensi: Minta siswa untuk merekomendasikan Anda ke teman atau keluarga. Semakin besar jaringan Anda, semakin banyak kesempatan yang akan datang.
- Berkelanjutan: Gunakan umpan balik dari siswa untuk memperbaiki metode pengajaran Anda. Misalnya, jika siswa menginginkan lebih banyak latihan di area tertentu, sesuaikan kurikulum Anda.
- Kegiatan Ekstrakurikuler: Pertimbangkan untuk mengadakan pertemuan berkala dengan siswa, di mana mereka dapat berbagi pengalaman mereka dan memberi dukungan satu sama lain.
- Set Tujuan Bersama: Bantu siswa menetapkan tujuan spesifik dalam belajar mengemudi dan evaluasi progres mereka secara berkala.
Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini ke dalam peran Anda sebagai Instruktur kursus mengemudi, Anda tidak hanya meningkatkan kualitas pengajaran Anda tetapi juga membantu siswa Anda berkembang dengan lebih baik. Semoga ini bermanfaat dan menjadi motivasi tambahan dalam pekerjaan Anda! ππ¦
1. Membangun Mindset Pertumbuhan
- Praktik: Selalu cari cara untuk meningkatkan keterampilan mengemudi dan pengajaran Anda. Misalnya, pelajari teknik mengemudi terbaru atau metode pengajaran yang lebih efektif.- Evaluasi Diri: Setelah setiap kursus, lakukan refleksi untuk memahami apa yang berjalan baik dan apa yang bisa diperbaiki.
2. Fokus pada Proses, Bukan Hanya Hasil
- Proses Pengajaran: Nikmati setiap sesi pelatihan dan fokus pada bagaimana cara melatih siswa dengan lebih baik. Akui kemajuan kecil mereka, bukan hanya ketika mereka lulus.- Sesi Latihan: Dalam setiap sesi, beri penekanan pada pembelajaran dari setiap kesalahanβini akan membantu siswa merasa lebih percaya diri.
3. Jaringan (Networking)
- Relasi dengan Siswa dan Kolega: Bangun hubungan baik dengan siswa dan instruktur lain. Ciptakan komunitas di mana Anda dapat saling berbagi tips pengajaran dan pengalaman.- Referensi: Minta siswa untuk merekomendasikan Anda ke teman atau keluarga. Semakin besar jaringan Anda, semakin banyak kesempatan yang akan datang.
4. Penerapan Komponding dan Iterasi
- Perbaikan Harian: Setiap hari, cari satu aspek dari pengajaran Anda yang bisa Anda tingkatkan sebesar 1%, baik dalam cara Anda menjelaskan atau berinteraksi dengan siswa.- Berkelanjutan: Gunakan umpan balik dari siswa untuk memperbaiki metode pengajaran Anda. Misalnya, jika siswa menginginkan lebih banyak latihan di area tertentu, sesuaikan kurikulum Anda.
5. Membangun Komunitas dan Dukungan
- Dukungan Teman Sejawat: Ajak instruktur lain untuk berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi. Dengan dukungan satu sama lain, Anda semua bisa tumbuh bersama.- Kegiatan Ekstrakurikuler: Pertimbangkan untuk mengadakan pertemuan berkala dengan siswa, di mana mereka dapat berbagi pengalaman mereka dan memberi dukungan satu sama lain.
6. Akuntabilitas dan Kepemilikan
- Tanggung Jawab: Ambil kepemilikan penuh atas pengalaman belajar siswa. Berkomitmen untuk memberikan yang terbaik setiap sesi dan bantu mereka mencapai tujuan mengemudi mereka.- Set Tujuan Bersama: Bantu siswa menetapkan tujuan spesifik dalam belajar mengemudi dan evaluasi progres mereka secara berkala.
7. Pengetahuan Khusus
- Referensi pada Spesialis: Apabila Anda menemukan area yang tidak Anda kuasai, jangan ragu untuk mencari sumber daya tambahan atau mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kemampuan Anda.Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini ke dalam peran Anda sebagai Instruktur kursus mengemudi, Anda tidak hanya meningkatkan kualitas pengajaran Anda tetapi juga membantu siswa Anda berkembang dengan lebih baik. Semoga ini bermanfaat dan menjadi motivasi tambahan dalam pekerjaan Anda! ππ¦
Saya sudah memiliki istri, saya merasa pemasukan saya masih belum cukup
Memiliki cukup pemasukan terutama saat sudah berkeluarga adalah hal yang penting dan bisa menjadi sumber stres. Namun, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk meningkatkan pemasukan dan mengelola keuangan Anda secara lebih baik. Berikut adalah beberapa saran yang mungkin bisa membantu Anda: πͺπ°
- Identifikasi Pengeluaran yang Tidak Perlu: Periksa pengeluaran bulanan dan potong biaya yang dianggap tidak esensial.
- Keterampilan Khusus: Jika Anda memiliki keterampilan khusus, pertimbangkan untuk menawarkan layanan atau produk berdasarkan keterampilan tersebut (misalnya, mengajarkan les privat, membuat konten, dll).
- Networking: Jalin hubungan dengan profesional di bidang Anda untuk mendapatkan informasi tentang peluang kerja atau bisnis baru.
- Media Sosial: Manfaatkan platform media sosial untuk mempromosikan bisnis atau layanan Anda kepada audiens yang lebih luas.
- Rencanakan Langkah-Langkah: Rencanakan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencapai tujuan tersebut, termasuk berapa banyak yang perlu Anda tabung setiap bulan.
- Rencanakan Bersama: Rencanakan bersama tentang cara mengelola keuangan dan investasi. Angka-angka bersama bisa menjadi motivasi dan memacu semangat untuk mencapai tujuan.
- Fleksibilitas: Bersiaplah untuk beradaptasi dengan perubahan di pasar kerja dan mencari peluang baru seiring dengan berkembangnya tren.
Dengan menerapkan beberapa dari langkah-langkah di atas, Anda dapat meningkatkan pemasukan dan mengelola keuangan Anda dengan lebih baik. Ingatlah bahwa perubahan mungkin memerlukan waktu, tetapi dengan ketekunan dan usaha yang konsisten, Anda dapat meningkatkan situasi keuangan Anda. Semangat terus! ππͺ
1. Evaluasi dan Rencanakan Keuangan
- Anggaran: Buat anggaran bulanan untuk memantau pengeluaran dan pemasukan. Ini akan membantu Anda melihat di mana uang Anda pergi dan di mana bisa dihemat.- Identifikasi Pengeluaran yang Tidak Perlu: Periksa pengeluaran bulanan dan potong biaya yang dianggap tidak esensial.
2. Cari Peluang Pemasukan Tambahan
- Pekerjaan Sampingan: Pertimbangkan untuk mencari pekerjaan paruh waktu atau freelance di bidang yang Anda kuasai atau minati untuk mendapatkan pendapatan tambahan.- Keterampilan Khusus: Jika Anda memiliki keterampilan khusus, pertimbangkan untuk menawarkan layanan atau produk berdasarkan keterampilan tersebut (misalnya, mengajarkan les privat, membuat konten, dll).
3. Investasi pada Diri Sendiri
- Pendidikan dan Keterampilan: Ikuti kursus atau pelatihan untuk meningkatkan keterampilan yang dapat membantu Anda mendapatkan pekerjaan dengan gaji lebih tinggi atau meningkatkan karir Anda di perusahaan saat ini.- Networking: Jalin hubungan dengan profesional di bidang Anda untuk mendapatkan informasi tentang peluang kerja atau bisnis baru.
4. Manfaatkan Keberadaan Digital
- Bisnis Online: Pertimbangkan untuk memulai bisnis online, seperti menjual produk, dropshipping, atau memberikan kursus online yang terkait dengan keahlian Anda.- Media Sosial: Manfaatkan platform media sosial untuk mempromosikan bisnis atau layanan Anda kepada audiens yang lebih luas.
5. Buat Target Keuangan Jangka Pendek dan Panjang
- Sasaran yang Jelas: Buat tujuan keuangan yang spesifik, baik jangka pendek (misalnya, menabung untuk liburan) maupun jangka panjang (misalnya, membeli rumah atau menyiapkan dana pensiun).- Rencanakan Langkah-Langkah: Rencanakan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencapai tujuan tersebut, termasuk berapa banyak yang perlu Anda tabung setiap bulan.
6. Diskusikan dengan Pasangan
- Komunikasi Terbuka: Bicarakan situasi keuangan keluarga dengan istri Anda. Diskusikan pendapatan dan pengeluaran, serta rencana untuk meningkatkan pemasukan. Kerja sama dalam mencapai tujuan keuangan akan membuat proses menjadi lebih mudah dan terkoordinasi.- Rencanakan Bersama: Rencanakan bersama tentang cara mengelola keuangan dan investasi. Angka-angka bersama bisa menjadi motivasi dan memacu semangat untuk mencapai tujuan.
7. Tetap Positif dan Beradaptasi
- Jangan Putus Asa: Gunakan mindset pertumbuhan untuk terus berupaya walaupun menghadapi tantangan. Setiap peningkatan kecil dalam pendapatan atau penghematan dapat membuat perbedaan pada akhirnya.- Fleksibilitas: Bersiaplah untuk beradaptasi dengan perubahan di pasar kerja dan mencari peluang baru seiring dengan berkembangnya tren.
Dengan menerapkan beberapa dari langkah-langkah di atas, Anda dapat meningkatkan pemasukan dan mengelola keuangan Anda dengan lebih baik. Ingatlah bahwa perubahan mungkin memerlukan waktu, tetapi dengan ketekunan dan usaha yang konsisten, Anda dapat meningkatkan situasi keuangan Anda. Semangat terus! ππͺ